-
Ozon Kutub Utara Hampir Berlubang
Ozon terus menipis, bahkan nyaris berlubang di Kutub Utara. Penurunan temperatur stratosfer yang jadi penyebab.
Saat temperatur turun melebihi ambang batas, awan terbentuk di stratosfer. Halogen, khususnya polutan, seperti klorin dan brom, berubah menjadi senyawa kimia yang bereaksi dengan cepat di ozon. “Semua berubah drastis,” kata Salawitch.Penyebab terbentuknya lubang ozon ada tiga, menurut Profesor Ross Salawitch, ahli kimia dan biokimia dari University of Maryland, yang mempelajari kandungan zat kimia di atmosfer. Ketiganya adalah sinar matahari, halogen, dan temperatur rendah.
Tahun ini sistem angin kutub yang dikenal dengan nama “pusaran kutub” sangat tenang dan stabil. Hal itu berperan dalam menurunkan temperatur di daerah Kutub Utara. Penurunan drastis ini, jika terjadi di Kutub Selatan, dipastikan bisa membentuk lubang ozon karena lapisan ozon di sana lebih tipis daripada di Kutub Utara.
Saat ini pusaran angin sudah menghilang dan udara dari luar Kutub Utara yang lebih hangat bisa masuk dan memperbaiki lapisan ozon.
Jika ozon berlubang, semakin banyak radiasi ultraviolet yang mencapai bumi yang bisa memicu penyakit kulit. Dengan lapisan ozon yang semakin tipis saja orang berkulit sensitif akan semakin mudah terbakar sinar matahari.
Sumber : kompas.com
Related posts:
3 Comments3 Responses to “Ozon Kutub Utara Hampir Berlubang”
-
Kamal Hayat said on May 12th, 2011 at 5:56 pm
Pantesan aja, penyakit kulit yang aneh-aneh muncul
-
iya rasanya makin panas aja. Ga kuat kalo ga pake kipas atau Ac (padahal Ac kan pake freon ya?) bisa tambah bolong deh ozonnya.
-
dhila13 said on May 13th, 2011 at 1:20 pm
duh gimana ya nasib Beruang Kutub klo gini. bisa jadi makin ganas tuh. *malah mikirin beruang kutub
Leave a Reply
-

