Catatanku
informasi ringan seputar teknologi dan alam….
-
No Comments
Sungguh mengejutkan karena di antara aplikasi-aplikasi yang sudah mendukung platform sosial BBM 6, sebagian dari Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa aplikasi buatan lokal tidak kalah dengan aplikasi buatan negara lain.
-
No Comments
Tahukah Anda apakah objek paling kompleks di alam semesta? Objek itu tak ada di luar angkasa, tetapi ada dalam tubuh manusia lho. Objek tersebut adalah neuron otak manusia dan jejaringnya dengan seluruh tubuh.
Banyak ilmuwan merasa tertantang untuk memetakan neuron otak dan jaringannya ke seluruh tubuh manusia. Namun, sejauh ini belum ada komputer yang bisa membantu hasrat para ilmuwan itu.
-
No Comments
International Space Station (ISS) milik Rusia akan ditenggelamkan ke dalam laut setelah misinya berakhir pada tahun 2020 nanti agar tidak meninggalkan sampah angkasa.
-
No Comments
Juno, pesawat ruang angkasa milik NASA, akan memulai perjalanan untuk misi kunjungan ke Yupiter selama lima tahun.
Robot penjelajah seharga 1,1 miliar dolar tersebut akan lepas-landas pada 5 Agustus 2011 dari Launch Complex 41 di Cape Canaveral Air Force Station. Juno akan menjadi salah satu dari tiga misi planetarium yang akan diluncurkan NASA. Juno yang dibuat di Astrotech Space Operations di Titusville akan diterbangkan dengan roket United Launch Alliance Atlas V, pada pukul 11.34 hingga 12.33 siang waktu setempat.
-
No Comments
Bumi semakin besar di bagian khatulistiwa. Fakta itu terungkap dari penelitian terhadap data yang dikumpulkan oleh satelit Gravity Recover and Climate Experiment (GRACE) milik NASA dan German Space Agency. Disebutkan, bertambahnya penumpukan di khatulistiwa itu disebabkan oleh mencairnya lapisan es di Greenland dan Antartika.
-
No Comments
Pakar fisika zat mampat dari ITS Surabaya Prof Dr Darminto MSc menemukan kandungan semen hingga 59 persen dalam lumpur di kawasan eksplorasi PT Lapindo Brantas di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur.
“Kita memiliki zat mampat yang belum dimanfaatkan secara optimal atau hanya dimanfaatkan sebagai bahan mentah. Padahal, bila dioptimalkan akan bernilai jual tinggi, seperti pasir besi, batu kapur atau silika, bahkan lumpur di Sidoarjo,” katanya di Surabaya, Senin.
Read the rest of this entry » -
No Comments
Para peneliti di Tanzania mereproduksi campuran kimia berbau sama dengan bau kaus kaki bau di sebuah pendekatan baru yang inovatif untuk memerangi penyebaran malaria di negara ini.
Tim dari Ifakara Health Institute Tanzania juga mengembangkan serum ampuh – mirip dengan bau kaki manusia – untuk memancing dan membunuh nyamuk. Sasaran mereka adalah nyamuk-nyamuk yang dapat membawa kuman penyebab malaria dan penyakit lainnya.
Read the rest of this entry » -
No Comments
Tim paleontolog dari University of Alaska Museum of the North berhasil menemukan fosil reptil laut purba yang seolah “tertancap” di batuan wilayah pasang surut perairan Kake, tenggara Alaska. Berdasarkan hasil identifikasi, reptil laut purba itu merupakan jenis kadal laut (Thalattosaur) yang hidup pada zaman dinosaurus.
-
No Comments
Spesies katak mini yang hanya berukuran 2 cm ditemukan di areal berbatu dan kering di dataran Australia. Nama spesies katak tersebut adalah Uperoleia saxatilis. Adalah peneliti dari Australia National University (ANU), Western Australia Museum, dan University of Western Australia yang menemukan katak tersebut.
Renee Catullo, peneliti dari ANU, mengatakan bahwa spesies ini unik. “Katak ini memiliki kelenjar yang besar dan bintik coklat di sekujur tubuhnya. Katak ini juga punya nyanyian panggilan yang berbeda dari spesies lain,” kata Catullo.
-
No Comments
Ilmuwan Korea Selatan, Rabu (27/7/2011), menyatakan bahwa mereka berhasil menciptakan anjing bercahaya lewat teknik kloning. Anjing itu diharapkan bisa membantu ilmuwan lain menemukan obat penyakit mematikan seperti alzheimer dan Parkinson.
Anjing betina hasil rekayasa genetika yang bernama Tegon itu lahir pada tahun 2009. Anjing tersebut bisa mengeluarkan warna hijau ketika diberi antibiotik doxycycline. Menurut ilmuwan, kemampuan anjing dalam memproduksi cahaya bisa diaktifkan atau dinonaktifkan dengan menambah makanan obat pada makanannya.

